Selasa, 27 Desember 2016

Giliyang Oh Giliyang: Kenikmatan Oksigen Terbaik Kedua di Dunia

Berfikiran tentang oksigen pasti langsung merujuk ke rumah sakit dengan tabung ataupun sedang menyelam. Jangan salah dulu, kebanyakan masyarakat dunia menikmati oksigen ketika sedang sakit dan dirujuk ke rumah sakit. selain itu oksigen juga bisa dinikmati oleh para penyelam agar mampu bertahan selama beberapa menit didalam air. Maklum, saya belum pernah menikmati oksigen yang dari tabung. Kalau dibilang belum menikmati oksigen, terus saya hidup selama ini menghirup apa ya!!!

Salah satu kebutuhan wajib adalah oksigen dan kita harus tahu bahwa Indonesia punya tempat dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia. Beri sambutan untuk Giliyang Sumenep Madura... prok prok prok.
Loh, kok malah bercanda..,

Eits, jangan salah Sumenep punya destinasi dengan kadar oksigen terbaik, yakni di Giliyang. Berlokasi disebelah timur Kabupaten Sumenep, sehingga  mengharuskan kita menaiki perahu nelayan (jika punya kapal pesiar boleh dipakai) dari Pelabuhan Dungkek menuju pulau Giliyang. Perjalanan mengarungi indahnya lautan membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit dengan sambutan gelombang air laut yang menawan (bukan ombak ya!!). Pulau ini melintang dari utara ke selatan, tidak seperti pulau-pulau yang ada di Indonesia. keren bukan....
Perjalanan dari Gliliyang. Foto by: Ocid #MenduniakanMadura


Menurut penelitian yang dilakukan oleh Lapan. Giliyang mempunyai 17 titik oksigen yang hanya dapat dirasakan pada waktu dini hari (00.00-04.00). Rasa yang segar dan menyehatkan membuat Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata kesehatan. Selain wisata oksigen kita bisa menikmati keindahan perut bumi yaitu Goa Mahakarya ( orang setempat menyebut Goa Celeng). Keindahan dari stalagtit yg berkilau indah membuat orang yang datang enggan pulang. Sebelum menuju goa jangan lupa bangun pagi untuk menikmati keindahan sunrise di Pantai Ropet. Pantai dengan tekstur bebatuan karang dan juga terdapat fosil ikan paus. wow...
Nunggu matahari terbit di Pantai Ropet. Foto by: Panitia #MenduniakanMadura
Goa Mahakarya (Goa Celeng). Foto by: Sayadi #MenduniakanMadura

Tak lengkap jika menuju kesana tidak menikmati minuman khas, yakni nira siwalan yg direbus, entah menggunakan perlakuan apa (saya tidak tahu) yang bisa menjadikan rasa hangat dan segar di tenggorokan. Selain itu, jumlah pohon siwalan yang cukup tersedia membuat penduduk sekitar memanfaatkan air niranya untuk dibuat gula siwalan dengan rasa yang super manis dan juga warna yang cukup cerah. Rasanya tak legkap datang ke Giliyang jika tidak menikmati kuliner yang ada.


Fasilitas yang ada membuat para pengunjung tidak perlu khawatir ataupun gundah dan resah, karena sudah tersedia guest house dan juga fasilitas MCK. jadi jangan khawatir jika datang kesana dan langsung kebelet mau ke "TELOLET". Maaf salah ketik, yang bener "TOILET" bisa langsung menunjunginya. Fasilitas lain yang ada adalah alat trasportasi yang diberi nama "odong-odong" juga ada yang siap mengantar para wisatawan mengelilingi pulau ini.   Pulau ini masih belum terdapat fasilitas listrik dari PLN, hanya ada genset milik warga sekitar. Jadi dihimbau bagi yang ingin mengunjungi pulau ini siapkan powerbank yang full agar moment indah kalian tidak terlewatkan.
Guest house yang ada. Foto by: Panitia #MenduniakanMadura

Odong-odong, foto by panitia #MenduniakanMadura
Kapal Pesiar. Foto by: Panitia #MendunikanMadura

6 komentar:

  1. Giliyang memang sangat berkesan. Suasana pemandangannya indah penuh pesona bikin betah mata memandangnya. Warganya juga ramah. Sayangnya masih minim fasilitas untuk traveller

    BalasHapus
  2. Sangat berkesan...
    Itu ada foto akuh di pantai Ropet sedang berdoa ya?
    Sukses!

    BalasHapus
  3. Kangen Giliyang! Kangen udara sejuknya. :)

    BalasHapus